Tampilkan postingan dengan label riffan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label riffan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 07 Desember 2014

[Catatan Mama] Menjelang 34 tahun

Hai Riffat dan Riffan anak-anak Mama.. 
Hari ini, Minggu 7 Desember 2014, besok Mama umurnya sudah 34tahun, sudah 8,5 tahun menjadi seorang Ibu untuk kalian. Kalo adek Riffan bilangnya pasti wowww umur Mama banyak sekali! hehehe...

Momen mau ulang tahun begini untuk Mama menjadi saat yang tepat untuk mengevaluasi diri. Apa itu evaluasi diri? Evaluasi diri itu menilai sudah sampai mana Mama belajar jadi orang tua? Apakah Mama sudah menjadi Ibu yang baik untuk kalian? Dan apakah Mama sudah menjadi manusia yang taat kepada Allah SWT?

Riffat dan Adek bisa loh melakukan hal yang sama seperti Mama. Misalnya kalo Riffat saat ulang tahun Riffat mikir, aku sekolahnya sudah oke belum ya? Aku sholatnya sudah 5 waktu belum ya? Sholatku sudah khusyu belum ya? Trus.. hmmm apa lagi yaa?? Riffat boleh loh menambahkan cita-cita dan keinginan Riffat yang lain. Terus kalo sudah ketemu jawabannya, seharusnya diikuti perbaikan diri. Perbaikan diri ini misalnya, yang tadinya sholatnya bolong-bolong atau belum 5 waktu, jadi 5 waktu dan tepat waktu. Yang tadinya ngga pernah bersedekah, jadi menyisihkan uang jajan untuk sedekah, dan lain sebagainya. Ohya, biar nggak lupa, boleh kok ditulis disini!

Ohya, Riffat mau nggak ikutan nulis di blog ini? Kalo mau, Mama bisa mengajari Riffat untuk menulis disini.. oke? ;)

Sebagai penutup, Mama pengen Mas dan Adek tau kalo Mama dan Papa itu sangat sayaaaaaaaannngg sekali dengan kalian. Mama selalu berdoa semoga anak-anak Mama ini selalu bahagia, selalu sehat, menjadi anak sholeh, dewasa dan bertanggung jawab untuk kehidupan dunia dan akherat.

I love u 
Mama

Selasa, 19 Juni 2012

[Riffan] 3 tahun


Eheeemmm Ipan udah  3

tahun bulan ini, yaayyyy!!
Udah gede yah deek, udah ngga bayi lagi, udah gak nenen, udah cerewet, udah ....udah... udah... banyaaaaaakkk..

Sekarang kita cek yuk perkembangan Ipan berdasarkan artikel dari CDC ini yaahhh..

Diambil dari sini nih

Important

Milestones: Your Child at Three Years


How your child plays, learns, speaks, and acts offers important clues about your child’s development. D

evelopmental milestones are things most children can do by a certain age.

Check the milestones your child has reached by his or her 3rd birthday. Take this with you and talk with your child’s doctor at every visit about the milestones your child has reached and what to expect next.

 

What most babies do at this a

ge:

 

Social and Emotional

  • Copies adults and friends --- ini ipan udah sejak 2tahun kayaknya
  • Shows affection for friends without prompting -- ini juga udah
  • Takes turns in gam

    es --- ini udah mahirrr sama kakaknya
  • Shows concern for crying friend ---- ini belum pernah alamin heheheh
  • Understands the idea of “mine” and “his” or “hers” --- konsep kepemilikan jg udah tau dia
  • Shows a wide range of emotions ---- hmmm *mikir*
  • Separates easily from mom and dad --- asal ada "bayarannya" sih mau aja dia ditinggal mama ke pasar ato nganterin mas sekolah
  • May get upset with ma

    jor changes in routine ---- upset dan cenderung lebaay nangisnya hehehe
  • Dresses and undresses self ---  alhamdulillah sudah bisa walo belum sempurna

 

Language/Communication

  • Follows instructions with 2 or 3 steps ---- lepas celana, trus ambil lap, trus lap pipisnya yaaa *adegan kalo dia ngompol
  • Can name most familiar things ---- bisaaaa!!
  • Understands wo

    rds like “in,” “on,” and “under”---- udah ngerti jugaa
  • Says first name, age, and sex ---- baru nama aja, blm diajarin soal umur dan gender hehehe
  • Names a friend ---- yup!
  • Says words like “I,” “me,”  “we,” and “you” and some plurals (cars, dogs, cats) --- bisa
  • Talks well enough for strangers to understand most of the time ---- masih belum lancar banget
  • Carries on a conversation using 2 to 3 sentences ---- sudah lumayan, contohnya "ma ini pesawat, pesawat ada tembakanannya, bunyinya dier dieerr dierrrr"

 

Cognitive (learning, thinking, problem-solving)

  • Can work toys with buttons, levers, and moving parts --- udah jagoo
  • Plays make-believe with dolls, animals, and people ---- hmmmm
  • Does puzzles with 3 or 4 pieces ---- bisa
  • Understands what “two” means ---- udah terlatih kalo giliran game sama masnya
  • Copies a circle with pencil or crayon ---- gak yakin, nanti dicoba :D
  • Turns book pages one at a time --- bisa
  • Builds towers of more than 6 blocks --- bisa
  • Screws and unscrews jar lids or turns door handle ---- udah jagoo jugaa, maunya buka susu sendiri susu ultra literannya

 

Movement/Physical Development

  • Climbs well --- mayan
  • Runs easily --- lancarrr
  • Pedals a tricycle (3-wheel bike) ---- belum mau ngayuh
  • Walks up and down stairs, one foot on each step ---- bisa!

Kalo dilihat dari cek list itu mostly Ipan udah bisa semua.. alhamdulillah ya dek..kamu sehat teruss:)
Periode 2-3tahun ini pernah sekali batuk agak parah sampai bikin ma-pa memutuskan untuk mempersingkat waktu liburan di Bali bulan April lalu hehe..hehe... Tahun ini juga ga ada booster imunisasi apa-apa, jadi mayan nih aman kantong mama, tapi Mama juga kudu siap-siap kalo Ipan minta sekolah niih hehe..
Kalau sekarang sih ditanya mau sekolah engga dia jawabnya gak mau. Jadi yaudah lah kita belajar dirumah aja ya dek..

Ohya tambahan info, bulan depan kita akan segera pindah ke rumah impian, nanti diposting mama di jurnal lain yaaa

love u ade ipan sayang
Mama-Papa-Mas


Rabu, 04 Januari 2012

Tragedi bak mandi 2




Serasa dejavu gak sih x_x, lihat foto ini http://riffat.multiply.com/photos/album/17/Tragedi_Bak_Mandi, diambil 3tahun yang lalu.

Daaaan.. sekarang berulang.. tapi sama adeknya xixixixi

[Riffan] Weaning with Love

Terhitung sejak 16 Desember 2011 lalu, Ipan resmiii GAK NENEN!!
Gak pakai boong-boongan kalo nenen mama sakit, ato nenen gak enak ato apalah, tapi murniiii karena proses weaning yang sudah betul-betul kami berdua sadari.

Nenen itu kan proses yang melibatkan kedua belah pihak, baik ibu maupun anak. Jadi ya, harus nunggu sampai dua-duanya siap. Ipan saat weaning atau sapih umurnya 2.5tahun. Gak sounding apa-apa sih sejak 2 tahun, karena emaknya masih menikmati banget proses nenenin, elus-elus, disedot-sedot sampe bunyi ditelan mak gluk gluk hehehe. Sampai menginjak bulan November nenennya udah berkurang banget, nenen cuma buat kenyamanan aja bukan kebutuhan akan asi. Karena aku masih butuh Ipan tidur sekitar jam 9-10an di pagi hari jadi di jam tersebut aku tawarin nenen supaya dia segera tidur dan aku bisa ngerjain kerjaan rumah+tokoultah, aku bikin kesepakatan sama Ipan, "dek, nenen pagi aja yaa malam engga", Ipan diam, mikir, belum jawab, lalu aku bilang lagi "gak nenen malam tapi kalo adek mau bobo gantinya dikelonin sama dipukpuk", Ipan pun jawab "yaa, oke deee", gak lupa kamipun toss hehehe ^_^.

Malam hari dia minta nenen, aku ingetin lagi kesepakatan yang udah pernah aku bikin, "kan tadi kita udah sepakat dek kalo adek malem ga nenen", Ipan agak kecewa tapi gak nangis, tangannya melingkar di leherku minta dikeloni. Tangan kirikupun mempuk-puk pantatnya, suksessss tidur tanpa nenen :D. Hal ini berlangsung semingguan sampai akhirnya dia ngerti dan gak minta-minta nenen lagi malem hari.
Nenen sekali sehari berlangsung sekitar 2mingguan sambil aku iklan kalo adek dah 2tahun ga usah nenen, ga nenen tu keren banget looohh berarti adek dah ga bayi lagi dsb dsb. Walopun dia kliatan gak dengerin tapi aku yakin iklannya bakal nyampe juga ke dia.

Nah sampai akhirnya tanggal 16 Des itu, kami pergi seharian dari pagi alhasil Ipan tidur pagi di car seat tanpa nenen. Sejak 1.5tahunan kalo di mobil emang gak pernah nenen dan aku disiplin kalo masuk mobil harus duduk di carseat, jadi duduk sampe tertidur di car sear emang udah biasa banget buat Ipan. 16.. 17.. 18 Des.. 3hari gak nenen blas si Ipan. Hmmm kayaknya bikin kesepakatan baru aja sekalian deh... "dek sekarang ga usah nenen lagi ya? kan adek dah 2.5 tahun, udah gak bayi, ga usah nenen ya?"... seperti biasa kalo lagi gitu dia diem dulu... trus aku yakinin sekali lagi bahwa dengan gak nenen adek dapet ganti nenen, boleh minum susu pakai gelas, bobo dikeloni dsb. Akhirnya keluar juga kata-kata "Yaa, oke deeee" hihihi..

Udah.. so simple as that! Sejak itu sampai sekarang udah ga inget nenen lagi. Eeeeeh pernah deng sekali dia minta nenen, tapi balik lagi aku ingetin kesepakatan dan alhamdulillaaaaahhh Ipan bisa terima tanpa tantrum tanpa nangiss...

Udah gede kamu ya Leee... kalo kata @intamardwityo di twitter, Ipan udah bujang!! Glek!! Jangan secepat itu doooongggg.... Akyu masih pengen peluk-peluk uyel uyel diaaaaaa :((

At the end.. seneng banget melalui proses yang sangat menyenangkan ini, gak ada yang tersakiti, gak ada yang gak rela... Alhamdulillah..





Senin, 02 Januari 2012

[Ipan] Habis makan es krim




Foto diambil bulan Nov 2011..

Ipan 2th 5bulan. Gayanya habis makan es krim!

Selasa, 10 Mei 2011

When they are sleeping




Kami semua emang masih tidur ber-4 sekasur. Bukan apa-apa sih, emang kami masih pengen gabung sama anak-anak dan Riffat -nya juga belum mau misah ke kamar sendiri, alesannya, 'kamar sebelah ga ada ACnya Mah!". Jiaaaahh ngajak boros.. hihihi.
Yasud lah krn emang blum niat nambah AC kamar dan belum ada dagangan lain buat iming2 dia mau tidur sendiri, umpel-umpelan dulu aja di kasur ber-empat. Daaan akibatnya, terjadilah adegan-adegan berikut...!! cekidot :D

Oh iyaa, khusus Ipan, dia niy paling ga bisa tidur tanpa AC, kalo AC subuh mati, tidurnya gelisah dan bakal nyari yang dingin-dingin sebagai kompensasi AC mati, jadilah kakinya selalu nyari tembok dingin buat nangkring hehehee

Minggu, 13 Maret 2011

[Riffan] Anemia Defisiensi Zat Besi

Mau cerita soal Ipan yang ternyata diketahui anemia kekurangan zat besi yaah. Udah lama banget nih gak cerita soal perkembangan Ipan.

Sejak awal-awal bulan November, di milis sehat lagi rame diomongin soal rekomendasi terbaru dari AAP, yang bisa dibawa artikelnya disini, bahwa anak asi eksklusif cenderung rendah kandungan besi dalam darahnya karena asi diatas 4 bulan miskin zat besi. Ditambah lagi jika si Ibu waktu hamil anemia ditandai dengan hb rendah, maka akan semakin curiga bayinya juga ikutan anemia. Naaahhh dari situ mulai worry nih, jaman hamil Riffan, hbku rendah banget, bandel gak konsumsi suplemen penambah darah pulaa, jadi makin parno RIffan anemia juga. Kalo baca-baca di link aap itu, kekurangan zat besi akan menimbulkan gangguan perkembangan dan hal ini sangat sulit dideteksi, karena sifatnya jangka panjang. Dan dari rekomendasi AAP, bayi asix disarankan untuk mendapatkan tambahan suplemen zat besi sejak umur 4bulan. Di umur 6bulan, disaat mulai mpasi, menu mpasi sudah boleh langsung pakai kaldu daging merah yang kaya akan zat besi.

Nah, back to kecurigaanku pada Riffan, bulan Desember saat Riffan jadwal imunisasi umur 18bulan, aku konsultasikan sekalian perihal adb ini ke dr. Endah. Pada saat periksa, BB RIffan malah turun dibanding saat 15bulan, kecurigaan lebih ke arah ISK karena RIffan phimosis, tetapi karena emang seumur Riffan emang kudu discreening darahnya, yasudah aku ambil semua opsi, urin kultur untuk memastikan Riffan isk atau tidak, screening zat besi untuk memastikan RIffan anemia atau tidak.

Biaya kultur urin sekitar 160ribuan, begitu pula cek darah untuk tau Hb, ht, serum iron dan feritin. Daaaan jeng jennngggg hasilnyaaaaaa..... Yak!! RIffan positif anemia, hbnya rendah banget begitu pula feritinnya jauuuuuh dari normal... hikshikss bener terbukti kecurigaanku. Pantesan Riffan lesu, gak bersemangat, banyak tidur.. ternyata, dia anemia!! Rasanya makin bersalah aja, Riffan udah 18bulan!! dari kapan dia anemia?? huaaaa :'(.
Seminggu kemudian keluar hasil kultur urin dan ternyata gak ISK, legaaaa...

Nah sehubungan dengan anemianya Riffan jadilah diterapi minum ferriz drop sehari 2kali untuk penyembuhan, selama 2bulan. Bulan ini udah lewat 2bulan dan kudunya Riffan tes darah lagi tapi belum dilakukan, ferriz masih aku berikan 1kali 1 hari. Tapiiii alhamdulillah sejak diterapi zat besi, maju pesaaaat perkembangannya. Dia makin bersemangat, gak loyo, gak bisa diem. Lari-larian juga gak males kayak dulu, dan karena staminanya makin bagus, perkembangan bicaranya juga makin oke!! Alhamdulillah.. smoga RIffan bisa segera mengejar ketinggalannya kemarin. BBnya sepertinya juga sudah naik, nafsu makan juga makin bagus.

Alhamdulillaaaaaahh banget!!



Selasa, 14 Desember 2010

[Riffan] 18 bulan: Bukan Bayi lagi

Aiiiihh.. si adek udah 18 bulan aja, udah 1.5tahun!! Ga berasa yaaaa, waktu berlalu begitu cepat!!

Umur 18 bulan emang semua bayi, eh bukan bayi lagi yah, turn to toddler, lagi lucu-lucunya, lagi masa masanya tantrum, masa berceloteh, masa explore seisi rumah :)

Perkembangan Ipan di usia 18 bulan ini yah, mau bandingin sama artikel di KIDSGROWTH.


Development
  • Walks fast, walks up stairs with one hand held, kicks a ball.
  • Uses a vocabulary of four to 10 words and may combine two-word phrases.
  • Understands simple directions.
  • Points to some body parts correctly.
  • Shows affection by kissing parents.
  • Feeds himself or herself, drinks from a cup adequately and uses a spoon.
  • Imitates a crayon stroke on paper.
  • Holds and "loves" a doll or stuffed animal; may use a household-type toy (for example, a toy telephone) appropriately.
  • Will sit for a short time and look at pictures in a book. Turns single pages in book or magazine
Perkembangan bicara
Kalau lihat milestone diatas, Riffan udah bisa semuaaa!! Yippieee!! Sebelum 18 bulan aku sempat rada khawatir sama perkembangan bicara Ipan, templatenya memang cenderung gak rusuh, anteng, gak suka gerak (baca=malas), cenderung hati-hati, dan template ini sudah dikonfirm juga oleh seorang psikolog, menjadikan dia males ngomong. Loh Ipan belum 18bulan, kenapa sudah khawatir?? hihihi, jawabannya, yah karena aku kayak terintimidasi dengan anak tetangga yang umur segitu udah punya banyak kosakata dan anaknya aktif bangeeet!! *duh Mama, kan ga boleh bandingin sama anak orang*, plus aku juga buka-buka memori hp, video-video Riffat dulu, kapan dia mulai cerewet, dari video, RIffat udah bisa nyanyi umur 22bulan. Makin deg-deg an lah jadinya :(. Psikolog cuma menyarankan agar Riffan sering diajak gerak, olahraga agar staminanya bagus sehingga untuk ngomong pun dia gak males, bagi anak-anak, bicara itu mengeluarkan energi dan susah! Makanya memang harus distimulasi dan ortu gak boleh males. Alhamdulillah beberapa lama setelah ketemu psikolog, Riffan mulai distimulasi banyak gerak, dan distimulasi untuk ngomong, sekarang perkembangannya udah jauh banget dari sebulan yang lalu.

Riffan udah bisa nyanyi burung kakak tua, topi saya bundar, cicak didinding, walopun pakai 2-4 suku kata terakhir. Makin hari, kosakatanya juga bertambah, dan komunikasi 2 arah sudah mulai terjalin secara verbal, kalo tadinya cuma dari gerakan tubuh aja, sekarang dia mulai bicara untuk hal yang dia pengenkan. Alhamdulillah :-)

Perintah-perintah sederhana juga udah bisa, seperti ambil tisu untuk bersihin muntahan makanannya, ambil lap untuk bersihin ompolnya, ambil bola, suapin mama, sun mama/mas/papa, kalo direction-direction gini udah banyak ngerti.

Kemampuan Makan
Sejak setahun RIffan udah bisa makan nasi, bisa dibilang, start 18bulan ini makannya mulai luancaaaarrr 15 menit aja udah habis tanpa ngemut. Kalo diingat-ingat RIffat kakaknya dulu lebih lama lancarnya, sekitar 19bulan baru lancar. Riffan beberapa kali GTM, tapi biasanya gampang diketahui sebabnya. Kalo gak mau pilek, batuk, ya numbuh gigi. Di akhir 16bulan sempat GTM dan tidak ada tanda-tanda common cold atau tumbuh gigi, aku udah siapin segala makanan dari yang keras sampai bubur, ditolak semua. Sampai suatu hari aku masak nasi kurang air, jadinya nasi sedikit pera, dan ketika aku cobain ke Ipan, laaah, malah lancarr hehehe. Nah sejak itulah maemnya lancaaar kayak jalan tol :-)
Nih aku copy lagi dari KIDSGROWTH

Feeding
  • Your baby's appetite is going to continue decreasing during the toddler years. Don't make a "big deal" out of it if your child refuses to eat. No one ever starved with a refrigerator full of food. The toddler's caloric needs are down and he or she is trying to show independence. Develop a "take it or leave it" attitude and do not engage in battles over eating. You cannot win, so why fight? Children this age will determine the amount of food they need. Mealtime should not be a battle.
  • Your toddler probably did not grow much since his or her last checkup. Maybe two inches and a few pounds, but that's all.
  • Share meals as a family whenever possible. This helps your baby learn Make mealtimes pleasant and encourage conversation. Avoid using snacks between meals because the toddler has "not eaten all day."
  • The toddler should be drinking only from a cup and using utensils pretty well to feed himself or herself.

"Meal time should not be a battle", absolutely agreeee!! Acara makan harus dibuat dalam kondisi yang menyenangkan. Ini penting banget lhoo, gak sedikit yang aku temui, baik teman atau saudara, yang anaknya jadi benci sama makan! Makan diemut berjam-jam, ogah makan nasi, maunya susu, susu dan susu. Kebiasaan makan dari kecil ini sangat berdampak besar sampai tua nanti. Jadi boleh dibilang, kebiasaan baik di waktu kecil adalah investasi masa depan hehee *sedikit lebay gapapa ya :D*

Hihihi, poin yang dont make a big deal when child refuse to eat itu bener bangeeeet!! Jangan stress dan jangan diambil pusing kalo toddler ogah makan. Wajar aja kan kalo dia mau berkembang, mulai gak mau disuap, mulai pengen ambil makanan sendiri, mulai milih mau makan apa dsb. Nah peralihan dari apa-apa dilayani ke dia mulai keluar egonya pastilah menimbulkan gejolak. TInggal kita tau gimana menyikapinya :-)

Toilet training
Udah sejak umur 15bulanan aku coba lepas diapernya yang biasanya cuma dipakai siang hari. Dan emang sejak itu dia udah mulai risih tiap kali celananya basah, makin hari dia terlihat makin siap dengan toilet training, tiap sejam dua jam selalu aku tanya mau pipis gak? kadang dia ngangguk kadang geleng, kadang kalo udah kebelet dia lepas celana sendiri dan ketika diajak ke kamar mandi eh beneran pipis hehehe. Memang ternyata toilet training itu lebih gampang ketika si anak sudah siap.

Overall, perkembangan RIffan bagus dan sesuai dengan umurnya. Sehat terus ya Nak..

Mama-Papa-Mas love u





Selasa, 30 November 2010

Riffan Sept-Nov 2010




Lagi susah banget upload > < koneksi duduls :(

Foto ter gress Ipan!!

Senin, 23 Agustus 2010

Riffan 14bulan

Udah lamaaaaa banget gak update perkembangan anak keduaku, si Ipan aka Riffan :-). Maafin Mama ya Nak :-)

Nah di usia 14bulan ini, akhirnya Ipan berani juga jalan sendiri setelah dari umur 11bulan rambatan kemana-mana, berani lepasin tangan Mama atau lepasin pegangan lainnya buat jalan sendiri, dari 3 langkah, 4, 5, sampai kira-kira 1meter, 2 meter! Horeeee...... Senengnyaaa karena aku sendiri yang stimulasi, membangkitkan semangatnya biar berani jalan sendiri.

Melihat karakternya Riffan niy kayak ngaca, kayak ngeliat diri sendiri. Riffan ini karakternya, kalo aku lihat selama 14bulan ini hehehe, dia itu awal perhatiin dulu, trus kalo ditawarin, baru mau coba, kalo engga, bakal engga mau coba . Jadi rada tipe-tipe pemalas *nurun dari emaknya niiih...!! Tapi ngga ada masalah sama perkembangannya, hanya aku yang kudu rajin-rajin stimulasi. Pemalas gak selamanya malas di semua hal, kalo dia suka sama satu hal, bakal ditelatenin sampai sempurna. Nah kayaknya Ipan cenderung begitu. Belakangan udah lumayan banget dia tertarik dengan berbagai permainan, mulai bola, sepeda, buku, lego, pistol2an Masnya dan mainan lungsuran Mas lainnya *yup, ngaku deh kalo jarang banget beliin Ipan mainan, mainan masnya buanyakk walo udah banyak yang rusak tapi masih bisa dipakai main! hehehe.

Yak lanjut..

Riffan sudah ngerti perintah-perintah sederhana, misalnya kalau diminta dadah, kiss bye kalo Papanya berangkat kerja, diminta ambil bola, lempar bola, diminta tunjukin perut mana.. dan diapun akan membuka baju dan menepuk-nepuk perutnya hehehe. Diminta tunjuk lampu manaa? Dia pun bilang 'itu!' sambil telunjuknya nunjuk lampu di eternit :D

Kemampuan bicaranya Riffan, masih banyak bubblingnya. Tatatata, dadadada, papapapapa.. tapi sedikit-sedikit sudah bisa menirukan suku kata belakangnya. Misal ditanya, Papa mana? Papa kerr... "ja" (kata Ipan). Mas Riffat sekooo.. "aaahh".. trus yang lucu kalo habis minum air putih, dia akan ngomong 'geeeee!!!' (=segeeerrr) :D. Masih banyak yang kudu distimulasi biar kemampuan bicaranya berkembang. Mamanya nih yang kudu rajin *hayooo Maaa jangan maleesss*, udah mulai rajin dibacain buku, diajak ngobrol, sambil meminta dia menirukan apa yang aku omongin dan harus ekstra sabaaaarrr.. karena tipe Ipan yang slowly but sure! hehe..

Maem Riffan udah mulai lancar. Udah gak banyak nolak, malah apa-apa mau, cuma kadang akunya yang gak sabar nyuapin. Tapi belakangan udah nemu trik baru biar makannya habis, ternyata Riffan nih gak bisa disuap sekali suapan banyak, kudu dalam jumlah kecil, sedikit, walaupun rada lamaan selesai makannya tapi habis dan sedikit yang dimuntahin. Dulu, kalo udah dikit-dikit dimuntahin, aku nyerah..!! mikirnya cuma oooh Ipan udah kenyang walopun lagi-lagi balik nenen lagi nenen lagi hehehe..

Dalam 14 umurnya Riffan udah kena roseola 2 kali, truss... pilek, hmmmm berkali-kali, sering pokoknya! Tapi alhamdulillah bisa sembuh sendiri tanpa obat, hanya parasetamol kalau demam dan dia udah keliatan gak nyaman..

Sehat terus ya sayang...