Masih punya utang niy, belum sempet-sempet mau nulis.
Kelanjutan dari postingan yang ini.
Intinya akhir dari kumpul-kumpul TDB (tangan di bawah), istilah di TDA yang digunakan untuk member yang masih bekerja dan belum punya usaha, adalah para peserta ditantang untuk segera action mulai dari sekarang. Kami diberi waktu 90 hari untuk berpikir, mencari dan segera take action memulai usaha sekecil apapun. Tidak peduli nanti hasilnya gimana, intinya segera take action dan nanti bakal ngerti, bakal belajar dari take action tersebut. Kalo sekarang masih bingung menentukan mau berbisnis apa, diharapkan setelah 90 hari itu masalah yang dibicarakan akan berbeda. Dan dari take action tersebut diharapkan peserta tidak takut lagi untuk memulai berwiraswasta.
Jika dalam 90 hari tidak take action, maka disarankan keluar saja dari milis hehehe.. karena dianggap percuma saja ikut milis kalo pasif. Hmmmm...
Pak Rony juga menekankan bahwa, suatu negara akan makmur jika ada minimal 2% dari penduduknya adalah pengusaha. Nah, di Indonesia ini baru nol koma sekian persen dari total jumlah penduduk. Jadi, masih banyak peluang besar yang masih bisa digali.
-----------------------------
Nah, sekarang udah masuk hari ke 17. Gimana dengan dirikuh?? hehehehe
Jujur, setelah pulang dari pertemuan itu, pikiran ini ngga tenang. Walaupun sebenernya juga aku udah take action setahun yang lalu dengan membuka Ardani Collections, tapi saat ini asli bingung banget gimana menaikkan omset yang tiap bulan segitu-segitu aja. Malah pernah sebulan ngga beromset sama sekali pada saat trimester pertama kehamilan yang mabok berat. Setelah kembali normal, aku coba buka lagi Ardani, pelan-pelan omset dari 0 jadi naik lagi. Sempet ngerjain satu proyek kaos milis habis itu mentok lagi no idea. Tiap hari mikir, bolak balik baca buku Marketing Revolutioner-nya Tung Desem Waringin, brosing sana sini sambil memotivasi diri. Tapi alhamdulillah sampe sekarang masih semangaaaat hehehe.
Menjelang cuti melahirkan, udah ada satu titik cerah yang kayaknya mau aku mantepin. Masih berkisar di bisnis keperluan anak-anak. udah diskusi juga sama suami dan beberapa teman yang sudah sukses berbisnis. Suami setuju dan yang penting mau modalin. Udah bolak balik brosing juga intip-intip web bisnis sejenis. Hmm doain yaaa.. semoga lancar.
Step awal, bikin rencana bisnis dulu, termasuk perkiraan biaya dan resiko, perkiraan BEP dan sebagainya. Trus bikin target. Keknya mulai sekarang harus begini nih.. harus jelas target dan semua-semuanya, jadi bakal tergambar semuanya.
Doain ya temans..
Kelanjutan dari postingan yang ini.
Intinya akhir dari kumpul-kumpul TDB (tangan di bawah), istilah di TDA yang digunakan untuk member yang masih bekerja dan belum punya usaha, adalah para peserta ditantang untuk segera action mulai dari sekarang. Kami diberi waktu 90 hari untuk berpikir, mencari dan segera take action memulai usaha sekecil apapun. Tidak peduli nanti hasilnya gimana, intinya segera take action dan nanti bakal ngerti, bakal belajar dari take action tersebut. Kalo sekarang masih bingung menentukan mau berbisnis apa, diharapkan setelah 90 hari itu masalah yang dibicarakan akan berbeda. Dan dari take action tersebut diharapkan peserta tidak takut lagi untuk memulai berwiraswasta.
Jika dalam 90 hari tidak take action, maka disarankan keluar saja dari milis hehehe.. karena dianggap percuma saja ikut milis kalo pasif. Hmmmm...
Pak Rony juga menekankan bahwa, suatu negara akan makmur jika ada minimal 2% dari penduduknya adalah pengusaha. Nah, di Indonesia ini baru nol koma sekian persen dari total jumlah penduduk. Jadi, masih banyak peluang besar yang masih bisa digali.
-----------------------------
Nah, sekarang udah masuk hari ke 17. Gimana dengan dirikuh?? hehehehe
Jujur, setelah pulang dari pertemuan itu, pikiran ini ngga tenang. Walaupun sebenernya juga aku udah take action setahun yang lalu dengan membuka Ardani Collections, tapi saat ini asli bingung banget gimana menaikkan omset yang tiap bulan segitu-segitu aja. Malah pernah sebulan ngga beromset sama sekali pada saat trimester pertama kehamilan yang mabok berat. Setelah kembali normal, aku coba buka lagi Ardani, pelan-pelan omset dari 0 jadi naik lagi. Sempet ngerjain satu proyek kaos milis habis itu mentok lagi no idea. Tiap hari mikir, bolak balik baca buku Marketing Revolutioner-nya Tung Desem Waringin, brosing sana sini sambil memotivasi diri. Tapi alhamdulillah sampe sekarang masih semangaaaat hehehe.
Menjelang cuti melahirkan, udah ada satu titik cerah yang kayaknya mau aku mantepin. Masih berkisar di bisnis keperluan anak-anak. udah diskusi juga sama suami dan beberapa teman yang sudah sukses berbisnis. Suami setuju dan yang penting mau modalin. Udah bolak balik brosing juga intip-intip web bisnis sejenis. Hmm doain yaaa.. semoga lancar.
Step awal, bikin rencana bisnis dulu, termasuk perkiraan biaya dan resiko, perkiraan BEP dan sebagainya. Trus bikin target. Keknya mulai sekarang harus begini nih.. harus jelas target dan semua-semuanya, jadi bakal tergambar semuanya.
Doain ya temans..